1 SERU DALAM TITIK
Oleh: Lulu’ ulfiyah aprilia
Kesulitan yang
kala menghadang
Menghanyutkan
ribuan embun yang menghilang
Gemilang
harapan
Menangisi waktu
yang tak sampai
Akankah itu
tercapai???
Cukup 1 seru
dalam titik
Gelap pun tanpa
kutik
Diikuti degupan
jantung bergelitik
Merintih, pelik
Tak kunjung
pernik
Kala diam dalam
bisu
Meratapi
lengahnya kehidupan baru
Tak kunjung
biru
Menyinari
harapan yang pernah layu
Berdiam dalam sangkar
Berkutik dalam
tengkar
Memasang
sepatah harapan
Membentuk
untaian kemenangan
Merangkak ku
merangkak
Terseret seret
ku mengangak
Malu ku pun ku
simpan dulu dalam kotak
Berisi sejumlah
watak
Namun ku
berlari dalam diam
Kupaksakan
keluar dari malam
Yang mengajak
ku berdiam
Dalam kelam
Wajah terang
palsu itu tak bisa ku berikan
Dalam kepenatan
dan kecewa yang tertelan
Mengikuti
arusnya cahaya bintang
Yang tak
kunjung terang
1 SERU DALAM
TITIK
Memaksa ikan
Tuk memanjat
pohon
Mengkatupkan
gemuruh bisikan gempar 5 jari tangan
Dengan sebatang
kayu abu abu pun
Selembar kertas
pertanyaan pun tertelan
Saat ini...
Tak hanya Finlandia,
jepang, dan korea selatan merasa Jaya
Namun Indonesia
pun kaya akan bangga
Terbangunnya
pendidkan dan juara
Ketika waktu
itu tiba...
Waktu dimana
ada yang beda
Ketika aku
mulai berada
Mengerti dalam
urutan rencana
Tak mengerti
mengapa harus nyata
Kabut kelam
hitam itu mulai terbang
Memutari
perasaan gumpal yang tak mau menghilang
Tak bisakah ku
hanya menggumpal
Dalam sayatan
kayu hitam penyesalan
1 SERU DALAM TITIK
Menjadi segala...
Jum'at 13, februari 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar