`cursor

Jumat, 22 September 2017

Kematian Sang Ayah

Kematian Ayah
Oleh: Lulu’ Ulfiyah Aprilia
Kamis, dua puluh delapan junu
Hari kematian ayahku
Kutampik kenyataan seakan tak percaya
Tubuhku gemetar!
Air mataku terhempas berjatuhan!
Seraya berteriak
“Ayah!”
“Ayah!”
“Ayah!”

Langkah kaki tak bisa ku pelankan
Emosiku tak mampu ‘ku stabilkan
Melihat sosok ayah terbaring lemah dengan ikatan kain putih

Seluit pedang seakan sedang menghunus dadaku
Sakit!!
Perih!!
Pedih!!
Menghujam diriku tanpa ampun

Butiran air mata duka itu tak henti mengalir deras di pipiku
Mengiringi duka beku di Selubuk hatiku!  
Roh jiwaku bersenandu kelam bak kelabu
Di hari kematian ayahku

                                                                                                          (Pakong, 03 agustus 2017)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar