`cursor

Jumat, 22 September 2017

Mumi Palsu

Mumi Palsu
(Oleh: Lulu’ Ulfiya Aprilia)
Bertudung putih hitam bak kelabu
Berjalan seakan terhanyut aliran waktu
Menguntut sang pelamar nisan palsu
Dalam butiran debu
Dana sayupan sayu

Terdapat sosok kering kerontang menghimpit beku
Hamparan kaki sang sejarah
Berdesir gemiling angin putih bak menyerah
Mengkerah!
Mendera!

Serba serbih kain kusam itu mengkerah
Dalam setiap butiran gelap nan merekah
Kau datang terseret menuju sebuah arah
Mundur!
Mengitari seuah lumpur!
Menyadarkanku dala tidur!
Akankah sang mumi kendur?
Setapak demi setapak kaki berjalan terhimpit bentur
Wahai pelindung
Pelupur dosa luntur

                                                                                                                    (Rompeng, 08 agustus 2017)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar